Minggu, 19 Maret 2017

Tugas 1 Perekonomian Indonesia


Tugas 1   :  Perekonomian Indonesia



1. Pengertian Sistem dan Sistem Ekonomi

a). Sistem

Sistem adalah sekelompok komponen dan elemen yang digabungkan menjadi satu untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.

Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.

b). Sistem Ekonomi

Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrem tersebut.

Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. Sebuah perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Sementara pada perekonomian pasar (market economic), pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan.







2. Macam-macam sistem perekonomian

Sistem Ekonomi Tradisional : Sistem ekonomi tradisional ialah suatu sistem ekonomi dalam organisasi kehidupan ekonomi berdasarkan kebiasaan, tradisi masyarakat secara turun-temurun yang mengandalkan faktor produksi apa adanya.



a. Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional

Belum terdapat pembagian kerja yang jelas.

Bergantung pada sektor pertanian/agraris.

Memiliki ikatan tradisi sifatnya kekeluargaan, sehingga bersifat kurang dinamis.

Teknologi produksi sederhana.

b. Kebaikan sistem ekonomi tradisonal

Menimbulkan rasa kekeluargaan dan kegotongroyongan masing-masing individu dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Pertukaran secara barter dilandasi rasa kejujuran daripada mencari keuntungan.

c. Keburukan sistem ekonomi tradisional

Masyarakat dengan pola pikir statis

Hasil produksi yang terbatas sebab hanya menggantungkan faktor produksi alam dan tenaga kerja secara apa adanya.

2. Sistem Ekonomi Terpusat/Komando (Sosialis) : Sistem ekonomi terpusat adalah sistem ekonomi di mana pemerintah memiliki kekuasaan yang dominan pada pengaturan kegiatan ekonomi. Penguasaan dilakukan melalui pembatasan-pembatasan terhadap kegiatan ekonomi yang dikerjakan oleh anggota masyarakat. Negara yang menganut sistem ekonomi terpusat antara lain: Rusia, RRC, dan negara-negara Eropa Timur (bekas negara Uni Soviet).

a. Ciri-ciri sistem ekonomi terpusat

Seluruh kegiatan perekonomian diatur dan ditetapkan oleh pemerintah baik dari produksi, distribusi, dan konsumsi serta penepatan harga

Tidak ada kebebabasan dalam berusaha karena hak milik perorangan atau swasta tidak diakui

Seluruh alat-alat produksi dikuasai oleh negara. 

b. Kebaikan sistem ekonomi terpusat

Pemerintah dapat melakukan pengawasan dan pengendalian dengan mudah 

Pemerintah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap seluruh kegiatan perekonomian. 

Kemakmuran masyarakat merata.

Terdapat perencanaan pembangunan yang lebih cepat direalisasikan.

c. Keburukan sistem ekonomi terpusat

Terdapat penindasan daya kreasi masyarakat sehingga hampir semua inisiatif, inovasi diprakarsai oleh pemerintah.

Terdapat pasar gelap yang diakibatkan adanya pembatasan yang terlalu ketat oleh pemerintah.

Masyarakat tidak dijamin dalam memilih dan menentukan jenis pekerjaan serta memilih barang konsumsi yang dikehendaki.

Pemerintah bersifat paternalistis, artinya aturan ditetapkan oleh pemerintah seluruhnya benar dan harus dipatuhi

3. Sistem Ekonomi Liberal (Kapitalis): Sistem ekonomi liberal ialah sistem ekonomi berdasarkan kebebasan seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat dalam kegiatan perekonomian tanpa adanya campur tangan daripada pemerintah. Suatu kondisi dalam mana pemerintah benar-benar lepas tangan dalam pengambilan keputusan ekonomi dalam istilah ekonomi disebut laissez-faire. Negara-negara penganut sistem ekonomi liberal antara lain: Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Belgia, Irlandia, Swiss, Kanada, dan Indonesia {yang|dengan} pernah menganut sistem ekonomi liberal pada tahun 1950-an.



a. Ciri-ciri sistem ekonomi liberal

Swasta/masyarakat diberikan banyak kebebasan dalam melakukan kegiatan perekonomian 

Memiliki kebebasan memiliki barang modal (barang kapital).

Dalam melakukan tindakan ekonomi dilandasi atas semangat untuk mencari keuntungan sendiri.

b. Kebaikan sistem ekonomi liberal

Terdapat persaingan yang mendorong kemajuan usaha.

Campur tangan pemerintah dalam kegiatan perekonomian ekonomi kecil sehingga memberikan kesempatan lebih luas bagi pihak swasta.

Produksi berdasar pada permintaan pasar ataupun kebutuhan masyarakat.

Pengakuan hak milik oleh negara, memberikan mansyarakat semangat dalam berusaha. 

c. Keburukan sistem ekonomi liberal

Adanya praktik persaingan tidak sehat, yaitu penindasan bagi pihak lemah. 

Dapat menimbulkan monopoli yang merugikan masyarakat.

Timbulnya praktik yang tidak jujur yang dengan berlandas  mengejar keuntungan sebesar-besarnya, sehingga kepentingan umum biasa tidak diperhatikan atau dikesampingkan. 

4. Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran adalah suatu sistem ekonomi yang di satu sisi pemerintah memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk berusaha melakukan kegiatan ekonomi, akan tetapi disisi lain pemerintah memiliki campur tangan dalam perekonomian dengan tujuan menghindari penguasaan secara penuh dari segolongan masyarakat pada sumber daya ekonomi.



a. Ciri-ciri sistem ekonomi campuran

Adanya pembatasan pihak swasta oleh negara pada bidang-bidang yang menguasai hajat hiduporang banyak yang dikuasai oleh negara.

Terdapat campur tangan pemerintah terhadap mekanisme pasar melalui berbagai kebijakan ekonomi 

Mekanisme kegiatan perekonomian teradalah campur tangan pemerintah dengan berbagai kebijakan ekonomi.

Hak milik perorangan diakui, asalkan penggunaannya tidak merugikan kepentinga umum. 









b. Kebaikan sistem ekonomi campuran

Sektor ekonomi dikuasai oleh pemerintah yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat. 

Hak individu/swasta diakui dengan jelas. 

Harga lebih mudah untuk dikendalikan.

c. Keburukan sistem ekonomi campuran

Peranan pemerintah lebih berat dibandingkan dengan swasta.

Timbulnya KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) dalam pemerintah karena banyak sektor-sektor produksi yang lebih menguntungkan pihak pemerintah sedangkan sedikit sekali pengawasannya

5. Sistem Ekonomi Pancasila: Sistem ekonomi Pancasila adalah sistem ekonomi yang didasari dari jiwa ideologi Pancasila yang dalamnya terdapat makna demokrasi ekonomi yaitu kegiatan ekonomi berdasarkan usaha bersama dengan asas kekeluargaan dan kegotong royongan dari, ole, dan untuk rakyat dalam bimbingan dan pengawasan pemerintah.

a. Ciri-ciri sistem ekonomi terpusat

Seluruh kegiatan perekonomian diatur dan ditetapkan oleh pemerintah baik dari produksi, distribusi, dan konsumsi serta penepatan harga

Tidak ada kebebabasan dalam berusaha karena hak milik perorangan atau swasta tidak diakui

Seluruh alat-alat produksi dikuasai oleh negara. 





b. Kebaikan sistem ekonomi terpusat

Pemerintah dapat melakukan pengawasan dan pengendalian dengan mudah 

Pemerintah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap seluruh kegiatan perekonomian. 

Kemakmuran masyarakat merata.

Terdapat perencanaan pembangunan yang lebih cepat direalisasikan.





c. Keburukan sistem ekonomi terpusat

Terdapat penindasan daya kreasi masyarakat sehingga hampir semua inisiatif, inovasi diprakarsai oleh pemerintah.

Terdapat pasar gelap yang diakibatkan adanya pembatasan yang terlalu ketat oleh pemerintah.

Masyarakat tidak dijamin dalam memilih dan menentukan jenis pekerjaan serta memilih barang konsumsi yang dikehendaki.

Pemerintah bersifat paternalistis, artinya aturan ditetapkan oleh pemerintah seluruhnya benar dan harus dipatuhi

3. Sistem Ekonomi Liberal (Kapitalis): Sistem ekonomi liberal ialah sistem ekonomi berdasarkan kebebasan seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat dalam kegiatan perekonomian tanpa adanya campur tangan daripada pemerintah. Suatu kondisi dalam mana pemerintah benar-benar lepas tangan dalam pengambilan keputusan ekonomi dalam istilah ekonomi disebut laissez-faire. Negara-negara penganut sistem ekonomi liberal antara lain: Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Belgia, Irlandia, Swiss, Kanada, dan Indonesia {yang|dengan} pernah menganut sistem ekonomi liberal pada tahun 1950-an.



a. Ciri-ciri sistem ekonomi liberal

Swasta/masyarakat diberikan banyak kebebasan dalam melakukan kegiatan perekonomian 

Memiliki kebebasan memiliki barang modal (barang kapital).

Dalam melakukan tindakan ekonomi dilandasi atas semangat untuk mencari keuntungan sendiri.

b. Kebaikan sistem ekonomi liberal

Terdapat persaingan yang mendorong kemajuan usaha.

Campur tangan pemerintah dalam kegiatan perekonomian ekonomi kecil sehingga memberikan kesempatan lebih luas bagi pihak swasta.

Produksi berdasar pada permintaan pasar ataupun kebutuhan masyarakat.

Pengakuan hak milik oleh negara, memberikan mansyarakat semangat dalam berusaha. 



c. Keburukan sistem ekonomi liberal

Adanya praktik persaingan tidak sehat, yaitu penindasan bagi pihak lemah. 

Dapat menimbulkan monopoli yang merugikan masyarakat.

Timbulnya praktik yang tidak jujur yang dengan berlandas  mengejar keuntungan sebesar-besarnya, sehingga kepentingan umum biasa tidak diperhatikan atau dikesampingkan. 

4. Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran adalah suatu sistem ekonomi yang di satu sisi pemerintah memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk berusaha melakukan kegiatan ekonomi, akan tetapi disisi lain pemerintah memiliki campur tangan dalam perekonomian dengan tujuan menghindari penguasaan secara penuh dari segolongan masyarakat pada sumber daya ekonomi.



a. Ciri-ciri sistem ekonomi campuran

Adanya pembatasan pihak swasta oleh negara pada bidang-bidang yang menguasai hajat hiduporang banyak yang dikuasai oleh negara.

Terdapat campur tangan pemerintah terhadap mekanisme pasar melalui berbagai kebijakan ekonomi 

Mekanisme kegiatan perekonomian teradalah campur tangan pemerintah dengan berbagai kebijakan ekonomi.

Hak milik perorangan diakui, asalkan penggunaannya tidak merugikan kepentinga umum. 

b. Kebaikan sistem ekonomi campuran

Sektor ekonomi dikuasai oleh pemerintah yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat. 

Hak individu/swasta diakui dengan jelas. 

Harga lebih mudah untuk dikendalikan.









c. Keburukan sistem ekonomi campuran

Peranan pemerintah lebih berat dibandingkan dengan swasta.

Timbulnya KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) dalam pemerintah karena banyak sektor-sektor produksi yang lebih menguntungkan pihak pemerintah sedangkan sedikit sekali pengawasannya

5. Sistem Ekonomi Pancasila: Sistem ekonomi Pancasila adalah sistem ekonomi yang didasari dari jiwa ideologi Pancasila yang dalamnya terdapat makna demokrasi ekonomi yaitu kegiatan ekonomi berdasarkan usaha bersama dengan asas kekeluargaan dan kegotong royongan dari, ole, dan untuk rakyat dalam bimbingan dan pengawasan pemerintah.



3. Hubungan antara sistem ekonomi dan sistem politik

Hubungan antara sistem ekonomi dan sistem politik tidak dapat dipisahkan. Terlepas ekonomi terselip dalam setiap elemen kenegaraan, hubungan antara ekonomi dan politik menjadi hal yang berhubungan. Perlunya pemahaman seorang ahli ekonomi akan bidang politik perlu ditanamkan. Paling tidak harus memiliki pemahaman terkait antara hubungan ekonomi dengan politik.

Perlu kita ketahui bahwa dalam dunia nyata, ekonomi tidak terlepas dari politik, itu dua sisi satu mata uang. Tidak hanya itu, mahasiswa yang melakukan studi ekonomi juga perlu membuka diri akan praktik keilmuan lainnya guna mendukung analisis kebijakan ekonomi di masa mendatang.
Keterbukaan diri seorang individu mampu menambah pandangan yang lebih dalam akan praktik dan permasalahan ekonomi yang akan terjadi.




Senin, 19 Desember 2016

Softskill Tugas 7 Bisnis Internasional

Bisnis Internasional

Dalam membahas tentang pengertian bisnis internasional akan dibagi kepada dua bagian. Pertama tentang bagaimana bisnis itu sendiri dan kedua tentang bisnis internasional dalam pengertian menurut para ahli. Kata bisnis merupakan kata yang berasal dari bahasa inggris yaitu "Business", dengan kata dasar "busy" atau sibuk, yang bermaksud sibuk dalam mengerjakan suatu aktivitas atau pekerjaan demi suatu keuntungan secara materi. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan mengenai pengertian bisnis secara umum yaitu suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada komsumen dengan tujuan untuk mendapatkan laba atau keuntungan. Sedangkan pengertian bisnis menurut para ahli terbagi kepada beberapa pendapat, seperti berikut ini.

Huat (2008) T Chwee (2008) Mengatakan bisnis dalam arti luas yaitu suatu istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang atau jasa dalam kehidupan sehari-hari. Bisnis berperan sebagai suatu sistem yang memproduksi barang atau jasa demi memuaskan kebutuhan masyarakat. Tujuan dari semua itu yaitu mendapatkan keuntungan dari upaya memenuhi kebutuhan masyarakat. Dan bagi orang yang mengusahakan dalam mengusahakan uang dan waktu dengan menjalankan kegiatan bisnis disebut entrepreneur.
Glos dkk (2008) Mengatakan Bisnis merupakan sekumpulan aktifitas yang dilakukan untuk menciptakan, dengan cara mentransformasikan berbagai sumber daya menjadi barang atau jasa yang diinginkan konsumen. Musselman (2008) Jackson (2008) mengatakan Bisnis merupakan suatu aktifitas yang memenuhi kebutuhan dan ekonomis masyarakat dan perusahaan diorganisasikan untuk terlibat dalam aktifitas tersebut. Dengan  beberapa pengertian di atas mengenai bisnis dapat dikatakan dengan pengertian bisnis internasional yaitu suatu kegiatan bisnis yang dilakukan antara negara yang satu dengan negara yang lain. Transaksi dapat terjadi dalam berbagai bentuk dan dapat melibatkan beberapa perusahaan atau kelompok perusahaan, bahkan sampai kepada lembaga-lembaga pemerintah.


Daftar Pustaka
Hell Charles. W.t., Udayasankar Khrisna., Wee Chou-How. 2006. Edisi 2 “Bisnis Internasional” Salemba Empat, Jakarta.

Softskill Tugas 6 Laporan Keuangan


Laporan Keuangan

Laporan keuangan merupakan suatu informasi mengenai keuangan perusahaan dalam suatu periode tertentu yang digunakan untuk menggambarkan kinera suatu perusahaan.Umumnya laporan keuangan dikelompokkan menjadi 4 bagian yakni Laporan rugi/lugi (R/L), Neraca, Arus kas dan laporan perubahan perubahan modal. Untuk Menyusun suatu laporan keuangan hendaknya kita harus mengerti step by step misalkan dalam  meng neraca,  terlebih dahulu kita harus mengetahui dalam neraca terdari dari beberapa pos dan informasi yang dibutuhkan untuk mengisi pos tersebut kita juga harus ketehui.

Laba rugi/income statement
Laporan keuagan rugi laba/income statement terdiri dari pendapatan – beban- = laba bersih sebelum pajak -pajak penghasilan = laba bersih atau net income

Neraca
Pengertian nerca/balance sheet ialah salah satu laporan keuangan entitas yang terdiri dari  kolom perkiraan aktiva dan passiva. Pada kolom aktiva terdiri dari pos  Aktiva lancar maupun aktiva tetap sedangkan untuk kolom passiva diisi dengan pos Kewajiban (Hutang) dan Modal. Bila dirumuskan seperti beikut

Aktiva (Lancar+tetap) = kewajiban/hutang (lancar+tetap) +modal/Equity

Arus Kas/cash flow
Pengertian arus ialah kas semua yang menyangkut aliran kas baik dari pengeluaran dan pemasukan kas perusahaan dalam satu periode tertentu.

Laporan perubahan modal
Pengertian laporan perubahan modal ialah sautu laporan keuangan  penyebab terjadinya perubahan modal suatu perusahaan dalam satu periode tertentu.

Hal hal yang mempengaruhi laporan perubahan modal yaitu sebagai berikut:
Keuntungan yang tidak dibagikan/laba ditahan awal tahun, laba bersih dalam dalam satu periode tertentu, dan deviden yang dibagikan yang tidak dibagikan diakhir tahun.


Daftar Pustaka

Kasmir (2008:7) Buku Praktis Dasar2 Akuntansi  Indah Rahmawaty
Laskar Aksara Desember - 2014

 

Softskill Tugas 5 Manajemen Pemasaran


Manajemen pemasaran

Manajemen pemasaran adalah suatu proses manajerial yang membuat individu yang membuat individu atau kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan dan mempertukarkan  produk yang bernilai kepada pihak lain atau segala kegiatan yang menyangkut penyampaian produk atau jasa mulai dari perusahaan sampai konsumen. Manajemen pemasaran juga dapat didefenisikan sebagai suatu usaha untuk merencanakan, mengimplementasikan serta mengawasi atau mengendalikan kegiatan pemasaran dalam suatu organisasi agar tercapai tujuan organisasi secara efisien dan efektif. Di dalam fungsi manajemen pemasaran ada kegiatan menganalisis yaitu analisis yang dilakukan untuk mengetahui pasar  dan lingkungan pemasarannya, sehingga dapat diperoleh beberapa besar peluang untuk merebut pasar dan seberapa besar peluang untuk merebut pasar dan seberapa besar yang harus dihadapi.

Peranan Manajemen Pemasaran saat ini tidak hanya menyampaikan produk atau jasa hingga tangan konsumen tetapi juga bagaimana produk atau jasa tersebut dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan dengan menghasilkan laba. Sasaran dari pemasaran yaitu menarik pelanggan dengan menjanjikan nilai superior, menetapkan harga menarik, mendistribusikan produk dengan mudah, mempromosikan secara efektif serta memperthankan pelanggan yang sudah ada dengan tetap memegan prinsip kepuasan pelanggan.





Daftar Pustaka

Kotler Philip 2014 Manajemen Pemasaran 

RajaGrafindo (Rajawali Perss)

Minggu, 18 Desember 2016

Softskill Tugas 4 Manajemen Sumber Daya Manusia


PENGERTIAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA



Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktivitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan. Bagian atau unit yang biasanya mengurusi sdm adalah departemen sumber daya. Manajemen sumber daya manusia juga menyangkut desain sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik.

Manajemen sumber daya manusia melibatkan semua keputusan dan praktik manajemen yang memengaruhi secara langsung sumber daya manusianya.



Softskill tugas 3 Manajemen dan Organisasi Bisnis


Manajemen dan Organisasi Bisnis

Pengertian Organisasi

Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerjasama dalam struktur dan kordinasi tertentu dalam mencapai suatu tujuan tertentu. Dalam organisasi terdapat seorang pempimpin yang memimpin, mengatur dan mengendalikan berjalannya suatu organisasi tersebut.


Pengertian Bisnis

Bisnis adalah suatu organisasi yang menjalankan suatu program pemasaran. Didalam bisnis terjadi suatu transaksi jual beli antara sipenjual dan sipembeli atau konsumen.

Pengertian Manajemen

Sebuah proses yang dilakukan untuk mewujudkan tujuan organisasi melalui rangkaian kegiatan berupa perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian orang-orang serta sumber daya organisasi lainnya.


Softskill Tugas 2 Bentuk-bentuk Hukum Badan Usaha di Indonesia dan Perbedaannya


Bentuk- bentuk Hukum Badan Usaha di Indonesia dan Perbedaannya.



Bentuk bentuk hukum badan usaha di indonesia yaitu :

  1. Perusahaan perseorangan

Perusahaan perseorangan adalah suatu perusahaan yang dikelola dan diawasi oleh satu orang, dimana seluruh harta orang tersebut dijadikan jaminan terhadap hutang-hutang perusahaan dan berkuasa penuh terhadap pengawasan perusahaan serta memiliki seluruh keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan.

  1. Firma

Firma adalah suatu persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan satu nama untuk bersama di mana tanggung jawab anggota tidak terbatas terhadap resiko dan hutang perusahaan dengan jaminan seluruh harta kekayaan yang dimiliki oleh masing-masing anggota tetapi jika mendapat keuntungan atau kerugian juga akan dibagi bersama

Perbedaan perusahaan perseorangan dengan firma

  1. Perusahaan Perseorangan
    - Pendiri sekaligus pemilik bebas mengontrol perusahaan.
    - Tidak memerlukan pembagian keuntungan.

     2.    Firma

            - Fungsi pemimpin dapat dibagi-bagi.

            - Jumlah modal yang dibutuhkan lebih besar.

Cara Mempersiapkan Diri untuk Melakukan Wawancara Secara Online dan Offline

Cara Sukses Wawancara Kerja A.    Wawancara secara online Dengan kecanggihan teknologi jaman sekarang, kita dimudahkan dalam be...